Berita Terkini
Sosialisasi Pengumpulan dan Penyaluran ZIS, DSKL dan CSR, BAZNAS Simalungun Targetkan Anggaran Rp2,9 Miliar per Tahun 2026
Jumat 13 Februari 2026
BAZNAS Simalungun menggelar rapat koordinasi untuk membahas program pengumpulan zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Simalungun dalam rangka Penentuan Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS). Acara berlangsung di Balei Harungguan Kantor Bupati Simalungun, di Pematangraya.
Bupati Simalungun diwakili Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat, Albert R Saragih, menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat kepada pengurus BAZNAS Provinsi. Albert berharap kehadiran BAZNAS Sumut dapat memotivasi kemajuan BAZNAS Simalungun, terutama menjelang bulan Ramadhan. “Kami berharap ini tidak hanya sebatas rakor saja, namun ada masukan yang dapat ditindaklanjuti untuk membantu masyarakat Kabupaten Simalungun,” ujarnya.
Sebagai narasumber dalam sosialisasi tersebut adalah Wakil Ketua II BAZNAS Sumut, Bapak Dr H Sulton Trikusuma MA. Baznas Provinsi Sumatera Utara di dampingin Sapril hasibuan selaku Staf Pendayagunaan Baznas Provinsi Sumatera utara. materi yang disampaikan pada acara sosialisasi tersebut memaparkan tentang pengumpulan dan penyaluran dana ZIS, Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL), serta Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di Kabupaten Simalungun.
Bapak Dr. H. Sulton Trikusuma MA. menjelaskan bahwa tugas BAZNAS bukan mengutip zakat, Melainkan menghimpun dan menyalurkannya kepada mustahiq sesuai ketentuan, dengan pelaporan yang dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (Simba).
Ketua BAZNAS Kabupaten Simalungun, H. Heldy Dharsono, Mengucapkan Terimakasih Kepada Baznas Provinsi dan Pemkab Simalungun yang selalu mendukung penun Baznas Simalungun, selanjutnya menyampaikan bahwa sejak dilantik, pihaknya telah melakukan Koordinasi/ Audinensi ke BAZNAS Provinsi agar Baznas Simalungun kedepan nya bisa lebih baik lagi.
Sebagai lembaga pemerintah non-struktural, Heldy menjelaskan, BAZNAS Kabupaten Simalungun bertugas menghimpun dana dari ASN, PPPK, BUMD dan Perusahaan yang ada di simalungun untuk Salurkan melalui program ZIS Baznas dan bantuan sosial bagi masyarakat, dengan harapan dapat mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Simalungun. Heldy berkomitkan untuk menjadikan BAZNAS Kabupaten Simalungun menjadi contoh terbaik di Sumatera Utara.
Setelah materi selesai di sampaikan pada Kegiatan Sosialisasi ini dilanjutkan dengan tanya jawab dan di tutup dengan Foto Bersama.
13/02/2026 | HUMAS
Jenis Kafarat yang Perlu Anda Ketahui: Penjelasan Lengkap
Dalam ajaran Islam, kafarat adalah bentuk denda atau penebusan yang diwajibkan atas pelanggaran tertentu terhadap ketentuan Allah SWT. Istilah kafarat berasal dari bahasa Arab "kafara" yang berarti menutupi atau menghapus. Maknanya adalah untuk menghapus dosa akibat kesalahan yang dilakukan agar seorang muslim dapat kembali berada dalam ridha Allah SWT. Ketentuan mengenai kafarat dijelaskan dalam Al-Qur'an, salah satunya dalam Surat Al-Maidah ayat 89, yang mengatur kafarat atas pelanggaran sumpah. Ada beberapa jenis kafarat yang perlu diketahui oleh umat Islam agar dapat menunaikannya sesuai syariat: 1. Kafarat karena Sumpah Palsu - Sumpah palsu dilakukan ketika seseorang bersumpah atas sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan. Pelanggaran ini mewajibkan kafarat sebagai bentuk taubat kepada Allah SWT. 2. Kafarat atas Tindakan Pembunuhan - Dalam kasus pembunuhan tidak disengaja, kafarat yang diwajibkan adalah memerdekakan budak muslim atau berpuasa selama dua bulan berturut-turut. 3. Kafarat karena Pelanggaran Larangan di Tanah Suci - Pelanggaran berat di Tanah Suci memerlukan kafarat sebagai penebusan atas kesalahan, untuk menjaga kesucian wilayah haram. 4. Kafarat Dzihar - Dzihar adalah pernyataan suami yang menyamakan istrinya dengan ibu kandung, yang merupakan perbuatan terlarang dalam pernikahan. Kafarat dzihar dapat dilakukan dengan memerdekakan budak mukmin, berpuasa dua bulan berturut-turut, atau memberi makan 60 orang miskin. 5. Kafarat Jima' dan Kafarat Ila' - Kafarat jima' dikenakan kepada pasangan suami istri yang sengaja melakukan hubungan suami istri pada siang hari di bulan Ramadan. Sedangkan kafarat ila' terkait dengan sumpah suami untuk tidak menggauli istrinya dalam jangka waktu tertentu. 6. Kafarat Membunuh Binatang Buruan Saat Ihram - Jika seseorang membunuh binatang buruan saat berihram, ia wajib menunaikan kafarat dengan mengganti dengan hewan ternak seimbang, memberi makan fakir miskin, atau menunaikan puasa sesuai ketentuan syariat. Kafarat merupakan bentuk kasih sayang Allah SWT yang memberikan jalan taubat bagi hamba-Nya atas kesalahan yang dilakukan. Dengan menunaikannya sesuai ketentuan, seorang muslim tidak hanya menebus kesalahan, tetapi juga memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Simalungun menerima penyaluran zakat, infak, sedekah, fidyah, maupun kafarat secara amanah, profesional, dan tepat sasaran sesuai semangat "2,5% Zakat, 100% Manfaat" untuk keberkahan dunia dan akhirat. Sumber: baznas.go.id
10/02/2026 | Humas
Lantik Pengurus Baznas Kabupaten Simalungun Periode 2023–2028 Resmi Dilantik, Bupati: Buktikan Kinerja Yang Optimal
Bupati Simalungun H. Anton Achmad Saragih secara resmi melantik Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Simalungun periode 2023–2028. Prosesi pelantikan berlangsung di Balai Harungguan Djabanten Damanik, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (24/11/2025).
Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qoriah Siti Naila Sari Matondang, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan Surat Keputusan Bupati oleh Kabag Kesra, Sulaika Gultom.
Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Bupati Simalungun Nomor 100.3.3.2/1293/2025, yang merupakan perubahan atas Keputusan Bupati Nomor 100.3.3.2/1517/1.1.2/2023 tentang penetapan ketua dan wakil ketua Baznas periode tersebut.
Proses pelantikan disaksikan oleh Asisten Administrasi dan Umum Akmal H. Siregar, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Debora DPI Hutasoit, serta dihadiri sejumlah pejabat daerah di lingkungan Pemkab Simalungun.
Adapun pengurus yang dilantik adalah Heldy Dharsono sebagai Ketua, Khairuddin, S.Sos.I sebagai Wakil Ketua I, dan H. Daud Siregar, S.Ag sebagai Wakil Ketua II.
Dalam sambutannya, Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih berharap kepada pengurus baru agar menunjukkan kinerja yang semangat dan sungguh-sungguh.
“Zakat bukanlah hal yang mudah. Banyak yang masih ragu terhadap pengurus, padahal kita tahu bahwa orang yang berzakat tidak akan berkekurangan. Saya berharap pengurus yang baru dapat membuktikan kinerja yang optimal dan mencapai target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Selanjutnya Bupati juga menegaskan komitmen dengan menyisihkan 10% dari gajinya untuk Baznas, sebagai dukungan terhadap pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk non-muslim.
Sementara itu, Wakil Ketua II Baznas Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Sultoni Trikusuma, MA, yang hadir mewakili Ketua Baznas Provinsi, menyampaikan apresiasi kepada Bupati atas pelantikan tersebut.
“Akhirnya kita dipertemukan dalam forum pelantikan yang telah lama dinanti. Semoga keberkahan menyertai Bupati, Wakil Bupati, masyarakat, dan pengurus Baznas yang baru dilantik,” ungkapnya.
Sultoni menambahkan bahwa besok akan dilaksanakan Rakorda Baznas se-Sumatera Utara yang akan dibuka langsung oleh Gubernur, dan dalam waktu dekat akan digelar rembuk sosial potensi zakat untuk mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian zakat di wilayah Sumatera Utara.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ketua MUI Kabupaten Simalungun H. Ki Darjat Purba. Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Sekda, Mixnon Andreas Simamora Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih, Ketua DWP Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, perwakilan Kapolres Simalungun Iptu M. Arifin Harahap, Danramil 14 Raya Kapten Inf. Kelana Ginting, perwakilan OPD Pemkab Simalungun, para camat se-Kabupaten Simalungun, serta sejumlah tokoh ormas keagamaan.(*)
24/11/2025 | HUMAS
Artikel Terbaru
Manfaat dan Keutamaan Sedekah, Cara Membiasakan Sedekah
Sedekah merupakan kata yang sangat familiar di kalangan umat Islam. Sedekah diambil dari kata bahasa Arab yaitu “shadaqah”, kata berasal dari kata sidq (sidiq) yang berarti “kebenaran”.
Menurut peraturan BAZNAS No.2 tahun 2016, sedekah adalah harta atau non harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum.
Sedekah merupakan amalan yang dicintai Allah SWT. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya ayat Al-Qur’an yang menyebutkan tentang sedekah, salah satunya dalam surat Al-Baqarah ayat 271,
“Jika kamu menampakkan sedekah (mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. Al-Baqarah: 271).
1. Sedekah Tidak Mengurangi Harta
Sedekah adalah ibadah yang tidak akan mengurangi harta, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda untuk mengingatkan kita dalam sebuah riwayat Muslim, “sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim).
Mengapa sedekah tidak akan mengurangi harta? Karena meskipun secara tersurat harta terlihat berkurang, tetapi kekurangan tersebut akan ditutup dengan pahala di sisi Allah SWT dan akan terus bertambah kelipatannya menjadi lebih banyak. Hal ini merupakan janji Allah yang termaktub dalam surat Saba “Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39).
2. Sedekah Menghapus Dosa
Sebagai makhluk Allah SWT yang tak luput dari dosa, umat Islam senantiasa diberikan berbagai keistimewaan agar berkesempatan untuk bertaubat dan menghapus dosa-dosanya dengan cara yang yang diridhai oleh Nya. Salah satunya adalah dengan sedekah.
Sedekah merupakan ibadah yang istimewa, ia dapat memudahkan kita dalam menghapus dosa-dosa. Rasulullah SAW pernah bersabda “Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air itu memadamkan api.” (HR. At-Tirmidzi).
3. Sedekah Menjauhkan Diri dari Api Neraka
“Dan kelak akan dijauhkan (dari neraka) orang yang paling bertakwa, yaitu orang yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkan diri, dan tidak ada seseorang pun yang memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalas, tetapi (dia berinfak) semata-mata karena mencari keridaan Tuhannya Yang Mahatinggi. Dan kelak dia benar-benar akan ridha.” (QS. Al-Lail: 17-21).
Dengan menyalurkan sedekah, tidak hanya memperoleh pahala yang berlipat ganda dan menghapus dosa, tetapi juga mendekatkan diri kepada rahmat dan ampunan Allah SWT, sehingga terhindar dari azab neraka jahanam.
4. Sedekah Melipatgandakan Pahala
Sedekah memberikan banyak keistimewaan kepada pelakunya, salah satu diantaranya adalah Allah SWT akan memberikan pahala yang banyak untuk orang yang bersedekah. Allah SWT berfiman,
“Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat-gandakan (ganjarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak.” (Qs. Al Hadid: 18)
5. Sedekah Menjadi Obat untuk Orang Sakit
Firman Allah dan sabda Rasulullah SAW mengajarkan kita bahwa sedekah memiliki keutamaan luar biasa, termasuk sebagai sarana penyembuhan bagi yang sakit, sebagaimana terkandung dalam hadits, “Obatilah orang sakit kalian dengan sedekah.” (HR. Abu Daud).
Namun, penting untuk memahami secara menyeluruh bahwa sakit merupakan bagian dari takdir Ilahi yang harus diterima dengan kesabaran dan ketabahan sebagai wujud keimanan kepada Allah SWT.
Cara Membiasakan Sedekah
Sedekah adalah amalan mulia yang dapat dilakukan kapan saja, baik dalam bentuk materi maupun non-materi, seperti senyuman atau bantuan kecil. Langkah pertama untuk bersedekah setiap hari adalah menanamkan niat yang tulus karena Allah SWT.
Niat yang ikhlas menjadi kunci memulai kebiasaan bersedekah setiap hari. Awali setiap sedekah dengan doa sederhana, seperti, "Ya Allah, terimalah sedekah ini dan jadikan penuh keberkahan." Niat yang kuat akan menjadikan sedekah sebagai kebiasaan yang ringan dan bermakna.
Setelah niat, Anda dapat memulai sedekah subuh dengan nominal yang ringan setiap harinya, sebab sedekah ini memiliki keistimewaan yang luar biasa.
"Tidak ada satu hari pun ketika seorang hamba melewati pagi harinya melainkan ada dua malaikat yang turun. Salah satu dari mereka berdoa: ‘Ya Allah, berikanlah ganti (balasan) bagi orang yang bersedekah.” (HR. Bukhari No. 1442 dan Muslim No. 1010).
Selain sedekah subuh, sedekah Jumat juga menjadi salah satu amalan yang diutamakan pada setiap pekannya, karena Hari Jumat juga dikenal sebagai sayyidul ayyam atau pemimpin hari-hari yang memiliki keutamaan berlipat ganda.
Anda dapat sisihkan sebagian pendapatan Anda untuk dengan bersedekah Jumat di setiap pekannya agar membiasakan diri untuk bersedekah secara rutin.
Memulai sedekah tidak memerlukan usaha besar, tetapi akan berdampak luar biasa, baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat. Kontribusi Anda akan membawa perubahan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan serta turut mendukung misi kemanusiaan BAZNAS dalam pengentasan kemiskinan di Indonesia.
17/02/2026 | HUMAS
Manfaat dan Keutamaan Berinfak
infak adalah harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahatan umum (Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat pada BAB I Pasal 1).
Infak merupakan amalan yang tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari seorang Muslim. Infak berasal dari Bahasa Arab, "anfaqa" yang berarti membelanjakan harta atau memberikan harta. Sedangkan infak berarti keluarkanlah harta.
“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. Yaitu orang-orang yang menginfakkan (hartanya) baik di waktu senang atau di waktu susah, dan orang-orang yang menahan kemarahannya dan memaafkan kesalahan orang. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan” (QS. Ali Imran: 133-134).
Infak ternyata memiliki perbedaan dari sedekah, infak sebenarnya dilakukan dengan harta yang bersifat material, sedangkan sedekah, bisa dilakukan dengan non-harta atau non-material. Misalnya saja sedekah bisa dilakukan dengan senyuman, “Senyummu terhadap wajah saudaramu adalah sedekah.” (HR. Tirmidzi).
Allah Subhanahu Wata’ala memerintahkan setiap hambanya agar menyisihkan hartanya untuk berinfak yang hal ini masuk dalam kebaikan, dan Allah mencintai hambanya yang berbuat baik. Hal ini dijelaskan dalam Surat Ali Imran ayat 133-134.
"Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik." (QS. Ali Imran: 133-134).
Ayat ini menegaskan bahwa infak adalah bagian dari ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah dan memberikan manfaat bagi kehidupan sosial masyarakat. Berikut ini beberapa keutamaan dalam berinfak:
1. Memperoleh Pahala yang Besar
“Berimanlah kepada Allah dan Rasul-Nya serta infakkanlah (di jalan Allah) sebagian dari apa yang Dia (titipkan kepadamu dan) telah menjadikanmu berwenang dalam (penggunaan)-nya. Lalu, orang-orang yang beriman di antaramu dan menginfakkan (hartanya di jalan Allah) memperoleh pahala yang sangat besar.” (QS. Al-Hadid: 7).
2. Mendapatkan Doa dari Malaikat
“Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua malaikat yang turun dan berdoa, ‘Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga). Malaikat yang lain berdoa, ‘Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah).’”. (HR. Bukhari).
3. Membersihkan dan Menyucikan Harta
"Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah pasti akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang terbaik." (QS. Saba: 39). Infak adalah salah satu cara untuk membersihkan harta dari unsur-unsur yang tidak baik. Dengan berinfak, seseorang dapat menghindari sifat kikir dan menumbuhkan sifat dermawan dalam dirinya.
4. Mendapat Berkah dari Harta yang Diinfakkan
"Katakanlah: 'Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)'. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan (belanjakan), maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya." (QS. Saba: 39).
5. Mendapat Perlindungan di Hari Kiamat
Rasulullah SAW bersabda: "Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya." (HR. Ahmad). Dari hadis ini, dapat disimpulkan bahwa infak adalah salah satu amalan yang dapat memberikan perlindungan di akhirat kelak.
16/02/2026 | HUMAS
Jenis-Jenis Infak, Program Infak di BAZNAS Simalungun
Infak merupakan salah satu bentuk amal kebajikan dalam Islam yang memiliki beragam jenis, tergantung pada tujuan dan cara pelaksanaannya. Berikut adalah jenis-jenis infak yang umum dikenal:
1. Infak Wajib
Infak wajib adalah kewajiban yang harus segera ditunaikan oleh seorang muslim untuk menghindari dosa. Jenis infak ini bersifat mengikat dan tidak boleh ditunda pelaksanaannya. Salah satu contoh infak wajib adalah pembayaran kafarat.
2. Infak Sunnah
Infak sunnah adalah sedekah yang dilakukan atas inisiatif dan kemauan pribadi sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang terhadap sesama. Meskipun tidak diwajibkan, infak sunnah sangat dianjurkan dalam Islam karena merupakan amalan mulia yang dapat meningkatkan rasa syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
3. Infak Mubah
Infak mubah adalah jenis infak yang diperbolehkan dalam Islam, tetapi tidak termasuk dalam kategori infak yang diwajibkan atau dianjurkan. Contoh infak mubah meliputi pemberian hibah, sumbangan untuk kegiatan bisnis maupun bercocok tanam.
4. Infak Haram
Infak haram adalah jenis infak yang dilarang dalam Islam karena bertentangan dengan nilai-nilai syariat. Infak ini terjadi ketika sumbangan diberikan dengan niat atau cara yang salah, seperti dilakukan dengan tidak ikhlas atau semata-mata untuk mencari pujian (riya).
"Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan" (QS. Al-Anfal : 36).
Program Infak di BAZNAS
Sebagai lembaga resmi pemerintah yang mengelola zakat, infak, dan sedekah di Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Simalungun menyediakan layanan yang mudah, aman, dan tepat sasaran. Berikut adalah program infak yang diselenggarakan oleh BAZNAS Simalungun untuk mendukung kesejahteraan masyarakat sesuai dengan ketentuan syariah.
1. Infak Ekonomi
Infak ekonomi diperuntukan untuk program pemberdayaan ekonomi umat melalui dana infak yang dikelola secara profesional. Program ini mencakup pengembangan usaha mustahik di bidang peternakan, ritel mikro, dan pendampingan bisnis. Ayo dukung program ini dengan menyalurkan infak melaui Rekening Infak BAZNAS Simalungun
2. Infak Kesehatan
Infak Kesehatan bertujuan memberikan akses layanan medis yang layak bagi masyarakat kurang mampu. Salah program kesehatan adalah hadirnya Rumah Sehat BAZNAS yang sudah tersebar di 16 Provinsi dengan sebanyak 22 titik di tahun 2024. Dukungan untuk program kesehatan dapat dilakukan melaui Rekening Infak BAZNAS Simalungun.
3. Infak Pendidikan
Infak pendidikan bertujuan memastikan keberlangsungan pendidikan melalui penyediaan dana bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Salah satu wujud nyatanya, BAZNAS menawarkan delapan jenis beasiswa untuk mendukung pendidikan berkualitas. Salurkan infak Anda untuk program tersebut melaui Rekening Infak BAZNAS Simalungun.
4. Infak Yatim
Infak Yatim khusus ditujukan untuk memberikan santunan dan pembinaan bagi anak yatim, tidak hanya secara materi, tetapi juga memberikan dukungan emosional dan psikologis. Salurkan infak Anda untuk program infak anak yatim melaui Rekening Infak BAZNAS Simalungun.
5. Infak Kebencanaan
BAZNAS berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi umat dengan tim dan relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Program infak ini bertujuan merespons cepat dan efektif terhadap musibah alam atau kemanusiaan di Indonesia. Salurkan infak Anda untuk program infak kebencanaan melaui Rekening Infak BAZNAS Simalungun.
6. Infak Sosial Kemanusiaan
Infak sosial kemanusiaan difokuskan pada bantuan bagi kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas dan masyarakat yang kurang mampu. Salah satu wujud nyata bantuan adalah paket sembako dalam kemasan yang diberikan kepada mustahik untuk memenuhi kebutuhan pokok. Salurkan infak Anda untuk program infak kebencanaan melaui Rekening Infak BAZNAS Simalungun.
7. Infak Palestina
Program infak Palestina merupakan wujud solidaritas kemanusiaan untuk mendukung rakyat Palestina yang tengah menghadapi konflik. Anda dapat membantu saudara-saudara kita di Palestina dengan menyalurkan infak melaui Rekening Infak BAZNAS Simalungun.
Kontribusi Anda akan memberikan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan. Segera salurkan infak Anda dan wujudkan kebaikan bersama melaui Rekening Infak BAZNAS Simalungun.
15/02/2026 | HUMAS



